Injection Molding

Pengetahuan Dasar Mold Injeksi

Bagikan

Jadi, apa itu Injection Molding? Pada artikel kali ini, kan dijelaskan tentang pengetahuan dan dasar-dasar Injection Molding, dan diharapkan anda dapat memahami prinsip yang paling mendasarnya dari sebuah Injection Molding.

Pada dasarnya, injection molding adalah proses memasukkan plastik leleh ke dalam cavity sebuah mold. Setelah plastik mendingin, bagian tersebut dapat dikeluarkan. Ini berguna ketika  produk atau suku cadang terlalu rumit atau mahal untuk mesin. Dengan proses ini, banyak produk dapat dibuat secara bersamaan, dari cetakan yang sama

Injection Molding sering digunakan dalam produksi massal dan pembuatan prototipe. Injection Molding adalah cara yang relatif baru untuk memproduksi suku cadang. Mesin cetak injeksi pertama dibuat pada tahun 1930-an.

Injection Molding adalah proses pembentukan plastik yang digunakan dalam produksi sebagian besar (sekitar 70%) komponen plastik. Proses pembentukan plastik lainnya termasuk blow moulding, Pressure forming, dan thermo-forming. Injection Molding umumnya digunakan dalam pembuatan suku cadang berbiaya rendah dan bervolume tinggi berkecepatan tinggi, seperti kotak kaset video, gelas plastik, suku cadang printer, suku cadang lemari es, suku cadang otomotif, dan suku cadang elektronik lainnya seperti casing, roda gigi.

Proses Injection Molding dimulai dengan satu barrel yang penuh plastik leleh panas. Plastik didorong dengan tekanan tinggi ke dalam cetakan. Setelah plastik memenuhi cetakan, dibiarkan dingin dan mengeras. Bagian yang sudah jadi kemudian diekstraksi (biasanya secara otomatis) dari cetakan. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses pencetakan injeksi. Pada kali ini  kami akan berkonsentrasi pada desain dan analisis cetakan.

Mold menentukan bentuk bagian, serta jalur di mana plastik cair mengalir dari barrel ke Mold.

Fitur Mold Injection

Mold Injeksi sederhana memiliki beberapa fitur:

Fix Plate & Move Plate – Ini adalah balok aluminium atau baja persegi panjang yang di digunakan untuk menopang cavity dan core.

Cavity – Ketika pelat tetap dan pelat bergerak bersentuhan, cavity adalah rongga  yang dibentuk oleh proses pemesinan atau pemotongan. Dan akan menentukan bentuk produk

Sprue – sprue adalah lubang yang berada di tengah Fix Plate. Plastik cair mengalir dari sprue untuk mengisi cavity.

Runner – Runner adalah saluran yang dipotong menjadi pelat yang mengarahkan plastik cair dari sprue ke gate.

Gate – gate adalah bukaan kecil antara Runner dan cavity. Ini adalah titik di mana plastik memasuki cavity. Mereka umumnya kecil, sehingga produk yang sudah jadi dapat dengan mudah dipatahkan dari sprue dan bahan runner yang tidak berguna untuk produk.

BACA JUGA  Mengapa Simulasi Sangat Penting untuk Mendorong Era Manufaktur Berikutnya - 1/3

Umumnya tahapan proses dalam proses injection molding adalah mold close – injection carriage forward – inject plastic – metering – carriage retract – mould open – eject part

Proses dan dasar Injection Molding

Ada enam langkah utama dalam proses dan dasar injection molding

Pencekaman

Sebuah mesin injection moulding terdiri dari tiga dasar bagian; Mold, Unit Pencekam dan unit Injeksi. Unit pencekam adalah yang menahan Mold selama proses injeksi dan pendinginan sedang berlangsung. Pada dasarnya, ini menyatukan dua bagian cetakan injeksi.

Injeksi

Selama fase injeksi, bahan plastik, biasanya dalam bentuk pelet, dimasukkan ke dalam hopper di atas unit injeksi. Pelet dimasukkan ke dalam silinder di mana mereka dipanaskan sampai mencapai bentuk leleh (pikirkan bagaimana lem panas bekerja di sini). Di dalam silinder yang dipanaskan ada motor screw yang akan mencampur pelet cair dan mendorongnya sampai ke ujung silinder. Setelah bahan yang cukup terkumpul di depan Screw, proses injeksi dimulai. Plastik cair dimasukkan ke dalam cetakan melalui Sprue , sedangkan tekanan dan kecepatan dikendalikan oleh Screw. Catatan: beberapa mesin cetak injeksi menggunakan ram sebagai pengganti Screw. Pada dasarnya screwmemanjang dari hopper ke ruang injeksi.

Menahan / Holding

Fase penahanan terdiri dari jeda dalam proses injeksi. Plastik leleh telah disuntikkan ke dalam mold dan tekanan diterapkan untuk memastikan semua Cavity pada cetakan terisi.

Pendinginan

Plastik dibiarkan dingin hingga bentuknya padat di dalam cetakan. Biasanya menggunakan proses pendinginan di dasar cetakan, proses pendinginan dibuat kompak dengan mesin injeksi sehingga dapat dilakukan secara otomatis dengan pengaturan di mesin injeksi.

Pembukaan Cetakan

Unit pencekaman dibuka, yang akan memisahkan dua bagian mold dalam model 2 Plate. tetapi dalam model 3 Plate, cetakan akan terpisah menjadi tiga bagian, termasuk proses  pemotongan runner.

Ejeksi

Rod dan pelat ejector akan  mengeluarkan potongan yang sudah jadi dari cetakan.  Bekas Sprue dan runner yang tidak digunakan dapat didaur ulang untuk digunakan lagi di cetakan mendatang. Pengeluaran suku cadang biasanya dilakukan dengan sistem ejektor, sistem ejektor terdiri dari batang ejektor, pegas, pelat ejektor dan pelat penyangga ejektor.

Anda dapat menghubungi kami apabila membutuhkan jasa desain dan pembuatan spare part molding. Sentra Teknika Prima menjadi penyedia jasa molding sejak 2003 dan memiliki tim dengan pengalaman di industri plastic baik sekala UMKM maupun skala besar.

Kami selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan cara menjalin komunikasi yang baik, bersikap jujur, dan terbuka demi kelancaran dan keberkahan pekerjaan.

Bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Download Company Profile

Ketikkan email Anda untuk donwload file